cerita.

Kispen 114: Potret

Kemaskini: 28 Dis 2019

“Selagi kita bersama, tak mungkin ada potretmu.”


“Mengapa?”


“Mustahil kubenarkan sang pelukis merenung lama wajahmu. Aku terlalu cemburu.”

© 2020 nizambakeri.com